Home Info Weekend with Dilan, Antara Film dan Buku

Weekend with Dilan, Antara Film dan Buku

Sepertinya jika saya tidak terburu-buru, pos saya bisa sangat basi. Di mana-mana saya telah meninjau Dilan, hahahaha, saya menderita demam Dilan, termasuk saya.

Saya belum pernah membaca buku Dilan sebelumnya. Dia mengatakan yang paling laris daripada yang terlaris tetapi entah bagaimana saya tidak tergerak untuk membeli dan membaca. Mungkin karena berapa kali saya melihat bahwa tidak ada sampel buku yang dibuka, jadi saya malas berjudi. Jika tidak bagus, sayang.

Awalnya, saya terlalu malas untuk menonton film. Karena saya melihat trailernya benar-benar FTV, malesin.

Saya akhirnya berubah pikiran untuk menonton dan bahkan membaca buku (walaupun hanya ada satu buku), itu semua karena saya melihat tweet Teppy di Twitter. Buat saya bertanya-tanya.
Aku memang berniat menonton akhir pekan sendirian. Biasanya, jika saya menonton sendiri, saya akan selalu menjadi hari normal di luar akhir pekan, tetapi karena hari normal saya tidak mudah dan hujan turun setiap saat, saya akhirnya menonton akhir pekan. Itu juga tidak terlalu enak karena Anda berada di akhir pekan bersama Mbul, karena saya ingin menontonnya, saya harus meninggalkan Mbul untuk bermain sendirian di mal. Dia menolak diundang untuk menonton, dia tidak suka film drama.

Bagaimana filmnya?

25011189-1592677934157813-2312736289989853184-n-a9a232487bbd1322718820986aadb23b_600xauto
gambar dari sini

Tanpa menyesal saya menontonnya, maka saya bahkan ingin menontonnya lagi hahaha.
Pengaturan film dibuka pada 2017, dengan narasi suara Milea.
Milea memberi tahu saya bagaimana dia bertemu, jatuh cinta, dan akhirnya berkencan dengan pria nakal, keras kepala, dan manis bernama Dilan di Bandung pada tahun 1990. Saya tidak akan memberi tahu Anda perinciannya, karena ceritanya sederhana. Konflik yang sederhana dan minimal.
Kisah ini lebih fokus pada kisah cinta Dilan dan Milea. Bagaimana dengan Dilan dengan gaya buruk anak-anak sekolah menengah pada tahun 1990 yang lebih cantik tapi manis melakukan PDKT ke Milea. Sepanjang film, ceramahnya tentang Dilan ke Milea membuatku (dan sebagian besar perempuan menonton) tersenyum, lalu ada kupu-kupu di perutku hahahaha. Seperti ini salah satunya:

nanti siang
Rombalan ketika Dilan bertemu Milea untuk pertama kalinya, ingin memukul senyum sambil tersenyum. Sumber dari sini

Masih ada beberapa konflik di sana-sini seperti: Dilan bertengkar dengan guru atau temannya, marah dengan Milea, drama Milea bermutasi tetapi pacarnya tidak diperpanjang. Konflik selesai dengan cepat dan kemudian kembali lagi untuk mengucapkan mantra yang manis membuat hatiku jatuh. Bahkan dari orang tua ilan Dilan dan Milea langsung menyetujui sehingga mereka berkencan. Ha ha ha

Jadi menurut saya, film ini seperti dunia yang dimiliki oleh Dilan dan Milea, yang lainnya dikontrak di sana 😆 "class =" wp-smiley "style =" height: 1em; max-height: 1em

Jangan salah, itu bukan karena saya tidak suka. Aku benar-benar menyukainya.
Melihat kisah cinta Dilan dan Milea membuat hatiku hangat. Mengingatkan saya pada jatuh cinta jadi jatuh cinta jangan berpikir tentang segalanya, jangan berpikir tentang masa depan di mana Anda ingin dicicil * curhat *… Sayangnya, saya tidak menonton bersama Mbul hahahaha

Keberadaan lubang plot di sana-sini seperti penampilan Kang Adi, bagaimana dengan keluarga Dilan (ayah Dilan tidak muncul, btw), lalu putusnya Milea dengan pacarnya di Jakarta yang terasa seperti menggantung, sehingga menciptakan konflik dan hubungan antara Dilan-Milea dan dunia sekitarnya (setidaknya ketika diubah menjadi film) rasanya seperti tambalan.
Itulah yang saya tangkap ketika saya selesai menonton. Harap para penggemar film Dilan tidak mengamuk 😆 "class =" wp-smiley "style =" height: 1em; max-height: 1em

Untungnya chemistry antara Dilan dan Milea, maka omong kosong Dilan yang membuat kita "awww" dapat menutup plot lubang di sana-sini. Tidak terlalu menyebalkan kok. Hahaha, bisa jadi saya terlalu bingung melihat Dilan dan Milea sampai saya tidak terlalu peduli dengan yang lain sampai film selesai.

Untuk para pemain, menurut saya semuanya cocok dan bertindak dengan rapi. Dilan, yang bertanggung jawab atas Iqbal CJR, memiliki kontroversi karena ia dianggap kurang ganas menjadi komandan geng motor, tetapi tampaknya setelah menonton film, Iqbal 100% cocok untuk menjadi Dilan. Garangnya dapatkan, get manis. Lihat saja pemandangan ketika dia marah atau dia menggabungkan Milea 🙂 "class =" wp-smiley "style =" height: 1em; max-height: 1em

Vanesha Prescilla yang berperan sebagai Milea juga sangat cocok. Saya pikir dia adalah Millie yang bermain di AADC, tetapi ternyata adik perempuan Sissy Priscillia lebih mirip saudara kembarnya.
Secara kimiawi kedua orang ini adalah JUARA. Saya mengirim mereka hahaha

Karena ada lubang alur dalam film, saya selesai menontonnya langsung ke toko buku untuk membeli novel. Sekarang ada 3 buku di novel, setelah saya membaca sedikit, akhirnya saya memutuskan untuk membeli Milea, Voice dari Dilan.

miles "width =" 203 "height =" 300
gambar dari sini

Mengapa? Karena itu adalah cerita dari perspektif dan bahasa Dilan. Karena saya menonton Baper dan Dilan (Iqbal CJR bangeeet lucu), saya langsung memilih yang itu.
Jika novel Dilan 1990 sama dengan 1991, ia menceritakan kisah Dilan dari perspektif Milea. Tak heran ketika film narasi dibuka seolah-olah Milea yang menceritakan kisah itu.

Setelah saya membaca buku Milea, Sound dari Dilan di tengah jalan. Saya jadi paham dan alur plot dalam film sedikit demi sedikit ada jawabannya. tentang Kang Adi, tentang Anhar, tentang keluarga Dilan, tentang guru Suripto, dll.

Gaya bahasa Dilan dalam buku Milea, suara Dilan hanya sama dengan gaya Dilan dalam film. Mudah, mudah pergi, konyol, dan romantis tanpa usaha. BERUNTUNG.

Mungkin saya baru saja menyelesaikan buku Milea ini, saya baru saja membaca apa yang dikatakan Dilan 🙂 "class =" wp-smiley "style =" height: 1em; max-height: 1em

Jadi film Dilan 1990 layak ditonton, bukunya Milea, suara dari Dilan juga layak dibaca (bagi mereka yang suka membaca). Yang saya sesalkan adalah, mengapa saya tidak selalu membaca novel hahahaha

Lagi pula, katanya Dilan dan Milea sebenarnya adalah kisah nyata. Orang itu benar-benar ada. Tapi tidak apa-apa, kan? Kata Iqbal CJR, Anda tidak perlu mencari siapa pun. Nikmati saja kisah cinta mereka, sedikit rasa ingin tahu itu baik jika tidak dijawab.

Selamat menonton dan senang membaca 🙂 "class =" wp-smiley "style =" height: 1em; max-height: 1em

Must Read

Tips Fashion Wanita Bertubuh Pendek Agar Terlihat Lebih Tinggi dan Trendi

Memiliki postur tubuh yang pendek tidak berarti Anda tidak cantik, Girls Anda tidak perlu dikonsumsi oleh standar bahwa kecantikan itu tinggi dan langsing dan...

15 Rekomendasi Skincare Penghilang Flek Hitam Terbaik

Bintik hitam menjadi masalah yang sering mengganggu kesehatan kulit wajah. Selain penampilan yang mengganggu, flek hitam sering membuatnya tidak percaya diri. Memang, flek hitam...

Menjadi Wanita Tercantik 2020 Versi Starmometer, Yuk Simak Fashion Style Ala Son Ye Jin Berikut Ini

Bagi Anda penggemar Drakor, Anda pasti sudah mengenal aktris cantik ini. Ya, Son Ye Jin adalah aktor wanita dalam drama Crash Landing on You...

Cara Berpakaian Modis Tapi Simple Khusus untuk Pria

Hai teman, apakah Anda penasaran tentang cara berpakaian sederhana namun sederhana yang dapat menarik lawan jenis? Miliki penampilan keren sekaligus menawan adalah impian pria. Dengan...

Rekomendasi Skincare Untuk Kulit Kusam Agar Lebih Glowing dan Cerah

Kulit kusam memang membuatnya terlihat kurang oke. Wajah terlihat tidak segar dengan warna-warna yang kurang bersinar. Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan kulit Anda...